Tips Sehat

Amankah Peralatan Masak Anda ?

Dewasa ini peralatan memasak yang beredar menjadi semakin canggih saja. Bukan hanya dari bentuk maupun gayanya yang mengikuti gaya hidup yang modern. Peralatan-peralatan masak tersebut pun banyak yang dibuat dengan menggunakan bahan-bahan berteknologi tinggi dengan tujuan mempermudah kegiatan memasak sehari-hari. Namun, bila dikaji dari sisi kesehatan, banyak hal yang bisa terjadi akibat penggunaan peralatan masak yang diaplikasi dari bahan-bahan yang kurang baik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa metal cookware tertentu yang biasa digunakan untuk memasak bisa menimbulkan efek yang berbahaya bagi tubuh. Zat kimia yang beracun bisa saja bersembunyi di dalam rangkaian peralatan masak di rumah Anda. Berikut ini adalah beberapa bahan yang banyak diaplikaskan untuk peralatan masak yang tanpa sadar berpeluang untuk menimbulkan efek bahaya bagi tubuh.

1. Stainless Steel

Stainless Steel terbuat dari campuran besi dan beberapa jenis metal seperti krom dan nikel. Harga yang terjangkau dan sifat bahan tahan lama menjadikan stainless steel banyak diaplikasikan dalam peralatan memasak. Namun dalam jumlah tertentu, stainless steel dapat bereaksi dengan makanan dalam bentuk asam dan garam serta dapat menjadi racun dalam tubuh.

2. Cast Iron (besi cor)

Cast Iron merupakan metal yang paling mudah menimbulkan karat. Selain itu, Cast Iron berpeluang besar untuk bereaksi dengan makanan dalam bentuk ion Fe+2 dan Fe+3. Hal tersebut dapat menimbulkan bahaya karena tubuh manusia tidak dapat mencerna besi dalambentuk ion tersebut.

3. Kaca, keramik, dan gelas

Sebenarnya kaca, keramik, dan gelas merupakan penghantar panas yang buruk, namun mudah dibersihkan, dan dapat dipanaskan dengan suhu yang tinggi. Umumnya, kaca, keramik dan tembikar dibuat dari campuran cadmium dan timah yang memiliki efek negatif : membahayakan kehamilan dan menimbulkan gangguan konsentrasi. Di Kanada, kaca, keramik dan tembikar yang memiliki kandungan cadmium dan timah yang tinggi telah dilarang untuk diaplikasikan dalam peralatan memasak.

4. Aluminium

Aluminium merupakan penghantar panas yang baik dan cukup murah sehingga menjadi pilihan populer untuk diaplikasikan dalam peralatan memasak, namun perlu diwaspadai semakin lama masakan dimasak atau disimpan dalam panci aluminium, semakin besar kemungkinan masakan terkontaminasi hidroksida yang berasal dari aluminium. Hal tersebut dapat menimbulkan gangguan seperti radang usus besar.

 

Asal Mula ” Salatiga “

Asal Mula Salatiga

Di daerah yang bernama Pandanaran, memerintahlah seorang bupati bernama Ki Ageng Pandanaran. Ia hanya memuaskan diri dengan kekayaannya dan memeras rakyatnya dengan memungut pajak yang yang berlebihan.

Pada suatu ketika ia megambil harta seorang rakyatnya secara paksa karena tidak mampu membayar hutang-hutang pajaknya.

‘’’Tunggakan pajakmu sudah bertumpuk, kerbaumu ini terpakas kami sita’’, kata Ki Ageng Pandanaran (sambil dikawal pengawal yang selalu membawa tombak)

‘‘Jangan Gusti, tolonglah saya kerbau ini satu-satunya milik saya’’, jawab seorang rakyat jelata dengan rasa takut.

Pada suatu hari, Ki Ageng Pandanaran bertemudengan pak tua , tukang rumput.

‘‘Pak Tua’’, panggil Ki Ageng kepada pak tua yang ditemuinya.

‘‘Oh Gusti’’, jawab pak tua itu.

‘‘Berikan rumput ini padaku, Pak Tua’’, kata Ki Ageng

‘‘Rumput ini untuk ternak kami Gusti’’. Jawab pak tua.

“Kau kan bisa menyabit lebih banyak lagi nanti. Nah ini sekeping uang untukmu”, sambung Ki Ageng.

Tanpa  diketahui Ki Ageng Pandanaran, pak tua menyelipkan kembali uang itu dalam tumpukan rumput yang akan dibawa. Kemudian rumput itu dibawa oleh Ki Ageng Pandanaran. . Begitulah hal itu terjadi berulang-ulang. Sampai suatu kali Sang Bupati menyadari perbuatan pak tua tersebut. Dan marahlah Ki Ageng kepada pak tua itu.

“Orang miskin yang sombong ! Kau menolak pemberianku ! Kau telah menghinaku pak tua”, kata Ki Ageng kepada pak tua dengan sangat marah.

Pada saat itu, tiba-tiba pak tua berubah wujud menjadi Sunan Kalijaga pemimpin agam yang dihormati bahkan oleh raja-raja. Maka Bupati Pandanaran pun sujud meminta ampun.

‘‘ Ki Sunan, maafkanlah segala kekhilafan saya’’,Ki ageng meminta maaf.

‘‘Kau kumaafkan tetapi kuminta Kau meninggalkan seluruh hartamu dan mengikutiku pergi mengembara’’, jawab Sunan Kalijaga sambil selalu bertasbih.

‘‘Baiklah Ki Sunan’’, sambung Ki Ageng.

Istri Ki Ageng Panandaran pun ikut tanpa sepengetahuan Sunan Kalijaga , istri Ki Ageng Pandanaran membawa sebuah tongkat yang berisikan emas dan berlian. Namun di tengah perjalanan…

Mereka dicegat oleh sekawalan perampok.

“Harta atau nyawa’’, para perampok menodong Sunan dan Ki Ageng dengan membawa belati. ‘’Serahkanlah harta kalian atau nyawa melayang !’’, kata para perampok.

‘‘Kalian tidak akan mendapatkan apapun dariku, karena aku tidak membawa apa-apa’’, Sunan Kali jaga menjawab sambil memegang tasbih untuk berzikir.

Tanpa dinanya tiba-tiba Sunan menoleh kebelakang, sahut Sunan Kalijaga, ‘‘Tetapi seorang wanita yang berjalan di belakangku membawa emas dan berlian di dalam tongkatanya’’.

Padahal Sunan tidak mengenal wanita itu istri yang ikut tanpa sepengetahuan dan tidak mengetahui bawaan dan isi bawaan itu. Dan itulah keistimewaan seorang wali yang mendapat pentujuk dan karomah dari Tuhan. Perampok-perampok itu pun mendapatkan isri bupati yang tertinggal di belakang karena tongkatnya terlalu berat. Mereka berusaha merampas tongkatnya. Istri Bupati berteriak-teriak minta tolong: ‘’Tolong-tolong! Kembalikan tongkatku’’.

Istri bupati pun berusaha merebut kembali tongkatnya: ‘’Jangan! Tolong! Tolong! Kembalikan tongkatku!’’. Tetapi kawanan perampok berhasil kabur dengan emas berlian milik istri bupati. ‘‘Tolong! Kembalikan tongkatku! Kata istri bupati yang masih berusaha mengejar mereka namun gagal.

Di hadapan Sunan Kalijaga.

Ki Ageng Panandaran berkata, ‘‘Maafkan kami Ki Sunan’’.

Sunan Kalijaga menjawab, “ Baiklah’’.

Sunan Kalijaga lalu berkata, ‘‘Aku akan menamakan tempat ini Salatiga, karena kalian telah membuat tiga kesalahan”

“ Pertama, kalian sangat kikir, kedua, kalian sangat sombong, dan ketiga kalian telah menyengsarakan rakyat. Mudah-mudahan tempat ini manjadi tempat yang baik dan ramai nantinya’’.

Mereka melanjutkan pengembaraannya.

MEDIA KOMPUTER (CAI)

Media Komputer

Kemajuan media komputer memberikan beberapa kelebihan untuk kegiatan produksi audio visual. Pada tahun-tahun belakangan komputer mendapat perhatian besar karena kemampuannya yang dapat digunakan dalam bidang kegiatan pembelajaran. Ditambah dengan teknologi jaringan dan internet, komputer seakan menjadi primadona dalam kegiatan pembelajaran.

Pembelajaran yang dibantu komputer dikenal dengan nama CAI yaitu “Computer Assited Instruction” . Prinsip pembelajaran ini menggunakan komputer sebagai alat bantu menyampaikan pelajaran kepada user secara interaktif. Perubahan metode pembelajaran dan pengajaran telah menyebabkan alat yang digunakan menjadi meluas, misalnya: video, audio, slide dan film (Putranti, 2007)

CAI yaitu penggunaan komputer secara langsung dengan siswa untuk menyampaikan isi pelajaran, memberikan latihan dan mengetes kemajuan belajar siswa. CAI juga bermacam-macam bentuknya bergantung kecakapan pendesain dan pengembang pembelajarannya, bisa berbentuk permainan (games), mengajarkan konsep-konsep abstrak yang kemudian dikonkritkan dalam bentuk visual dan audio yang dianimasikan (Putranti, 2007)

Jadi CAI adalah penggunaan komputer sebagai alat bantu dalam dunia pendidikan dan pengajaran. CAI membantu siswa memahami suatu materi dan dapat mengulang materi tersebut berulang kali sampai ia menguasai materi itu.

Penggunaan Komputer dalam Kegiatan Pembelajaran

  1. Untuk Tujuan Kognitif
    Komputer dapat mengajarkan konsep-konsep aturan, prinsip, langkah-langkah, proses, dan kalkulasi yang kompleks. Komputer juga dapat menjelaskan konsep tersebut dengan sederhana dengan penggabungan visual dan audio yang dianimasikan.
  2. Untuk Tujuan Psikomotor
    Dengan bentuk pembelajaran yang dikemas dalam bentuk games & simulasi sangat bagus digunakan untuk menciptakan kondisi dunia kerja. Beberapa contoh program antara lain; simulasi pendaratan pesawat, simulasi perang dalam medan yang paling berat dan sebagainya.
  3. Untuk Tujuan Afektif
    Bila program didesain secara tepat dengan memberikan potongan klip suara atau video yang isinya menggugah perasaan, pembelajaran sikap/afektif pun dapat dilakukan mengunakan media komputer.

Keistimewaan pemakaian komputer dalam proses pembelajaran :

1. Komputer bisa mengajar secara individual (individualisasi dalam proses pembelajaran) kecepatan bisa sesuaikan dengan kemampuan siswa, metode/strategi belajar yang lebih tepat, penyesuaian isi materi dan tingkat kesukaran.

2. Bisa digunakan kapan saja (tidak terbatas waktu) dan bisa digunakan dimana saja (tidak terbatas ruang).

3. Hilangkan rasa malu takut.

4. Komputer adalah salah satu media yang dapat mentranformasi berbagai simbol dalam informasi dari bentuk yang satu ke bentuk lainnya. Siswa dapat mengetik teks, dan komputer yang canggih dapat mentranformasikannya ke dalam bentuk lain, misalnya gambar bahkan suara. Komputer dapat mentransformasikan angka-angka ke dalam bentuk grafik atau kurva.

Di dalam setiap pembelajaran umumnya digunakan media pembelajaran atau sarana teknologi pembelajaran. Hal ini berdasarkan pandangan behaviourisme yaitu bahwa proses pembelajaran terjadi sebagai hasil pengajaran yang disampaikan oleh guru melalui atau dengan bantuan media. Namun dalam pandangan konstruktivisme, media digunakan sebagai sesuatu yang memberikan kemungkinan siswa secara aktif mengkontruksi pengetahuan. Dalam kerangka berpikir konstruktivisme tersebut, belajar dipandang sebagai suatu aktifitas siswa mengelola sumber-sumber kognitif untuk menciptakan pengetahuan baru dengan mengekstrak informasi dari lingkungannya dan mengintegrasikannya dengan informasi yang telah menjadi pengetahuan yang tersimpan dibenaknya (Sirodjuddin, 2007)

Media Pembelajaran Dua Dimensi

saya menampilkan media pembelajaran yang berupa gambar dua dimensi dengan mengambil mata pelajaran IPA pada kelas V Sekolah Dasar dengan:
STANDAR KOMPETENSI
Memahami hubungan antara gaya, gerak, dan energi, serta fungsinya.
KOMPETENSI DASAR
Menjelaskan pesawat sederhana yang dapat membuat pekerjaan lebih mudah dan lebih cepat
INDIKATOR
Siswa mengenal berbagai pesawat sederhana dan dapat menggunakannya untuk melakukan berbagai pekerjaan

This slideshow requires JavaScript.


KETERANGAN GAMBAR PENGUNGKIT/TUAS
A=BEBAN
B=TITIK TUMPU
C=KUASA
Pengungkit
Pengungkit atau disebut juga tuas merupakan pesawat sederhana yang paling sederhana.
Pengungkit ini terdiri dari sebuah batang kaku (misalnya logam, kayu, atau batang bambu) yang berrotasi di sekitar titik tetap yang dinamakan titik tumpu. Selain titik tumpu yang menjadi tumpuan bagi pengungkit, ada dua titik lain pada pengungkit, yaitu titik beban dan titik kuasa.
1. Pengungkit GOLONGAN I
Pengungkit jenis pertama (disebut juga pengungkit kelas 1) memiliki letak titik tumpu (T) yang berada diantara titik beban (B) dan titik kuasa (K). Bentuk ini adalah bentuk dasar atau bentuk paling umum dari sebuah pengungkit. Contohnya adalah jungkat-jungkit, gunting, tang, palu, linggis, dan sejenisnya.
2. Pengungkit GOLONGAN II
Pengungkit jenis kedua (disebut juga pengungkit kelas 2) memiliki letak titik beban (B) yang berada diantara titik kuasa (K) dan titik tumpu (T). Contoh pemanfaatan pengungkit jenis kedua diantaranya gerobak dorong, pembuka botol, pemecah kemiri, dan sejenisnya.
3. Pengungkit GOLONGAN III
Pengungkit jenis ketiga (disebut juga pengungkit kelas 3) memiliki letak titik kuasa (K) yang berada diantara titik beban (B) dan titik tumpu (T). Contoh pemanfaatan pengungkit jenis ketiga diantaranya pinset, stapler, alat pancing, termasuk lengan Anda, dan sejenisnya
KETERANGAN GAMBAR KATROL
1. JENIS I: Katrol Tetap
Katrol tetap merupakan katrol yang posisinya tidak berubah ketika digunakan. Biasanya posisi katrolnya terikat pada satu tempat tertentu. Titik tumpu sebuah katrol tetap terletak pada sumbu katrolnya. Contoh pemanfaatan katrol tetap adalah pada alat penimba air sumur dan katrol pada tiang bendera.
2. JENIS II: Katrol Bebas
Katrol bebas merupakan katrol yang posisi atau kedudukannya berubah ketika digunakan. Artinya, katrol bebas tidak ditempatkan di tempat tertentu, melainkan ditempatkan pada tali yang kedudukannya dapat berubah. Contoh pemanfaatan katrol bebas adalah pada alat pengangkat peti kemas.
3. JENIS III: Katrol Majemuk atau Sistem Katrol
Katrol majemuk merupakan perpaduan antara katrol tetap dan katrol bebas. Kedua katrol ini dihubungkan dengan tali. Pada katrol majemuk, beban dikaitkan pada katrol bebas dan salah satu ujung tali dikaitkan pada penampang katrol tetap. Bila ujung tali yang lain ditarik, maka beban akan terangkat.
Keterangan Penerapan Alat dengan Prinsip Bidang Miring
Bidang miring:
Bidang miring merupakan salah satu jenis pesawat sederhana yang terdiri dari bidang datar yang salah satu ujungnya lebih tinggi daripada ujung lainnya. Bidang miring diposisikan miring agar dapat memperkecil gaya yang dibutuhkan untuk memindahkan benda ke tempat yang lebih tinggi dibandingkan mengangkatnya secara vertikal. Bidang miring memberikan keuntungan yaitu memungkinkan kita memindahkan suatu benda ke tempat yang lebih tinggi dengan gaya yang lebih kecil. Meskipun demikian, bidang miring juga memiliki kelemahan, yaitu jarak yang harus ditempuh untuk memindahkan benda tersebut menjadi lebih panjang (jauh). Pemanfaatan prinsip kerja bidang miring dapat kita temukan dalam sejumlah perkakas, diantaranya kapak, pisau, skrup, baut, dan sebagainya.

Check out my Slide Show!


Buah Tangan dari Plastisin

This slideshow requires JavaScript.


Guru Sekolah Dasar diwajibkan memiliki krestfitas dan penguasaan dalam berbagai media pembelajaran yang digunakan dalam mengajar. Termasuk dalam pembuatan media bagi belajar siswa dalam pelajaran kesenian yaitu seni rupa dari plastisin yang anak-anak TK/PAUD juga mempeoleh pengalaman membuat beraneka ragam bentuk plastisin dalam berbagai rupa. ada yang membuat hewan-hewa, sayur-sayuran, kue-kuean dan lain sebagainya.

Dan dalam pertemuan mata kuliah Media Pembelaran ini kami diberi kebebasan oleh pembimbing kami untuk membuat lima bentuk dari plastisin dengan pilihan tema masing-masing berbeda dan ada yang sama. Dan saya memilih tema hewan air: Katak, kura-kura, cumi-cumi, kepiting, dan siput. Bisa dilihat hasil karya saya…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.